Pengaruh Model Contextual Teaching And Learning (CTL) Terhadap Peningkatan Kemampuan Berfikir Kreatif

Keywords: Contextual Teaching and Learning, Kemampuan Berpikir Kreatif, STAD

Abstract

Berdasarkan observasi yang telah dilakukan disalah satu SMA di Kabupaten Pamekasan, ditemukan suatu permasalahan yaitu kemampuan berfikir kreatif peserta didik rendah yang disebabkan oleh penggunaan model pembelajaran yang monoton dan tidak melatih peserta didik untuk berpikir kreatif. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi ada atau tidaknya pengaruh yang signifikan penerapan model CTL terhadap peningkatan kemampuan berpikir kreatif. Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan desain randomized Pretest-Posttest control group. Sampel penelitian ini yaitu, kelas X MIPA 5 dan kelas X MIPA 4. Indikator kemampuan berfikir kreatif dalam penelitian ini terdiri dari aspek berfikir luwes, berfikir lancar dan berfikir terperinci. Dari perolehan nilai tes tersebut dilakukan uji prasyarat uji hipotesis yang perhitungannya menggunakan Ms.Excel dan SPPS versi 16.00. dari hasil uji hipotesis diketahui bahwa nilai signifikan 0.030 <0.05, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan model CTL terhadap peningkatan kemampuan berfikir kreatif.

 Kata Kunci: Contextual teaching and learning, Kemampuan berpikir kreatif, STAD

ABSTRACT

Based on observations that have been made at one of the high schools in Pamekasan Regency, a problem is found, namely the ability of creative thinking of low students caused by the use of monotonous learning models and not training students to think creatively. The purpose of this study is to identify whether or not there is a significant influence on the application of the CTL model to the improvement of creative thinking abilities. This research is a quasi experiment with randomized pretest-posttest control group design. The sample of this research is Class X MIPA 5 and Class X MIPA 4. Indicators of creative thinking ability in this study consist of aspects of flexible thinking, smooth thinking and detailed thinking. From the acquisition of the test scores, the prerequisite tests for hypothesis testing are performed using Ms.Excel and SPPS version 16.00. From the results of the hypothesis test it is known that the significant value is 0.030 <0.05, so it can be concluded that there is a significant effect of the CTL model on increasing the ability to think creatively. 

Keywords: Contextual teaching and learning, Ability to think creatively, STAD

References

Allen, C.d. 2009. Creative Thinking for Individuals and Teams. Essay. USA: U.S Army War College.
Amri, Sofan. 2013. Pengembangan dan model pembelajaran dalam kurikulim 2013. Jakarta: PT. Presentasi Purtakaraya.
Anwar, M.N., S.s. Rasool, & R. Haq. 2012a. A Comparision of Creative Thinking Abilities of High and Low Achievers Secondary Scholl Students. In International Interdisciplinary Journals of Education, 1(1): 1-6.
Bambang, Riyanto. 2001. Dasar-dasar Pembelajaran Perusahaan. BPFE, Yogyakarta.
Daryanto. 2009. Panduan Proses Pembelajaran Kreatif dan Inovatif. Jakarta: AV Publiser.
Farchani, Muhammad. Dkk. 2007. Kajian Konsep Fisika 1. Solo: PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.
Kunandar. 2011. Guru Profesional Implementasi Kurikulum. Jakarta: Rajawali Pers.
Kunandar. 2011. Langkah-langkah Mudah Penelitian Tindakan Kelas Sebagai Pembangunan Profesi Guru. Jakarta: Rajawali Pers.
Nana Syaodah Sukmadinata. 2010. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Majid, Abdul. 2013. Strategi Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya Aris Shoimin.
Memes, Wayan. 2011. Model Pembelajaran Fisika di SMP. Jakarta: Proyek Pengembangan Guru Sekolah Menrngah Depdiknas.
Munandar, Utami. 2009. Pengembangan Kreativitas Anak Berbakat. Jakarta : PT Rineka Cipta Perkins, D.N, Jay dan Tishman, J.E. 1992. Teaching thinking dispositions: From transmission to encluturation. Cambridge, MA: ALPS
Munandar, Utami. 2012. Pengembangan Kreativitas Anak Berbakat. Jakarta : PT Rineka Cipta.
Putra, Sitiatava Rizema. 2013. Desaign Belajar Mengajar Kreatif Berbasis Sains dan Pembelajaran Contextual Teaching and Learning. Jogjakarta: Diva Press.
Putra, Tomi Tridaya, dkk (2012). Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa dengan Pembelajaran Berbasis Masalah. 1 (1). Rofiah, E. 2013. Penyusunan Instrumen Tes Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Fisika pada Siswa SMP.
Ramadani. 2011. Pengaruh Contextual Teaching and Learning (CTL) Terhadap Peningkatan Berfikir Kreatif Siswa.
Sanjaya, Wina. 2006. Strategi pembelajaran beriorentasi standart proses pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Slavin, R.E. 2009. Cooperative Learning. Bandung: Nusa Media.
Slavin, R.E. 2007. Cooperative Learning Teori, Riset dan Praktik. (Diterjemahkan oleh Nurulita Yusron). Bandung: Nusa Media.
Slavin, R.E. 2008. Cooperative Learning Teori, Riset dan Praktik. (Diterjemahkan oleh Nurulita Yusron). Bandung: Nusa Media.
Slavin, W.R. 2006. Cooperative Learning. Bandung: Nusa Media.
Sanjaya, Wina. 2006. Strategi pembelajaran berorientasi standart proses pendidikan. Jakarta: Kencana Prenata Media Group.
Sugiyono. 2014. Metode Peneltian Pendidikan:Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Penerbit Alfabeta.
Tanwil, M., & Liliasari. 2013. Berpikir Kompleks dan Implementasinya Dalam Pembelajaran IPA. Makasar: Badan Penerbit UNM.
Trianto. 2007. Model Pembelajaran Terpadu dalam Teori dan Praktek. Jakarta: Prestasi Pustaka.
Widodo. 2015. Pengaruh Model Project Based Learning (Project Based Learning) Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif dan Hasil Belajar Fisika di SMA.
Published
2019-12-27
How to Cite
Hanik, U., & Suprianto, S. (2019). Pengaruh Model Contextual Teaching And Learning (CTL) Terhadap Peningkatan Kemampuan Berfikir Kreatif. National Conference on Mathematics, Science and Education (NACOMSE), 2(1), 129-134. Retrieved from http://proceeding.uim.ac.id/index.php/nacomse/article/view/487