TATA NIAGA TEMBAKAU DAN DAMPAKNYA TERHADAP KESEJAHTERAAN PETANI DI SUMENEP

  • Mohtar Rasyid
  • Siti Aisyah
Keywords: tembakau, industri rokok, tata niaga, oligopsoni, Madura

Abstract

Salah satu jenis pertanian yang menjadi primadona di Madura adalah tembakau. Secara tradisi, pertanian
tembakau sudah berlangsung di Madura bahkan sejak jaman kolonial Belanda. Sebagai bahan baku utama
rokok, pasang surut komoditi tembakau tidak bisa lepas dari industri rokok. Di tengah perkembangan industri
rokok yang cukup dinamis, nasib petani tembakau masih berada dalam posisi tawar yang kurang
menguntungkan. Atas dasar itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil kesejahteraan petani
tembakau, dengan kasus petani tembakau di Sumenep (sebagai salah satu basis pertanian tembakau di Madura).
Penelitian ini menggunakan data primer yang dikumpulkan dari informasi petani melalui wawancara dan
pengisian kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum terjadi penurunan pendapatan petani
dari tanaman tembakau dibandingkan dengan masa-masa sebelumnya. Berbagai faktor diurai dalam penelitian
ini, seperti faktor ketidakpastian cuaca, faktor penyakit tanaman dan kualitas benih serta faktor tataniaga. Hasil
kajian lebih mendalam menunjukkan bahwa faktor tata niaga memiliki pengaruh yang cukup dominan terhadap
kesejahteraan petani tembakau. Dengan pola tata niaga yang cenderung oligopsonistik, posisi tawar petani
selalu kalah dibandingkan dengan pihak industri. Meskipun harga tembakau dunia mengalami kenaikan, namun
belum tentu petani bisa menikmati hasilnya. Untuk itu diperlukan kebijakan yang memihak pada petani
tembakau. Jika tidak, maka kejayaan tembakau di Madura, cepat atau lambat akan segera musnah.

Published
2019-12-11
Section
Articles