KONTRIBUSI PENYULUH PERTANIAN DALAM MENSUKSESKAN UPSUS PADI S.R.I (SYSTEM OF RICE INTENSIFICATION) DI KECAMATAN KEPANJEN KABUPATEN MALANG

  • Farah Mutiara Universitas Tribuana Tunggadewi
  • Sustiyana Sustiyana Universitas Islam Madura
Keywords: UPSUS PAJALE, SRI, Kontribusi Penyuluh Pertanian

Abstract

Pada tahun 2017 kondisi ketahanan pangan Indonesia semakin mengakhawatirkan akibat adanya alih fungsi lahan pertanian. FAO (Food and Agriculture Organisation) memposting, Indonesia berada di level serius dalam indeks kelaparan global. Pada tahun 2015 pemerintah ingin kembali mengulang masa emas itu dengan Kegiatan Upaya Khusus (UPSUS) Peningkatan Produksi Padi, Jagung, Kedelai (PAJALE) tahun 2015. Peranan penyuluh pertanian dalam mensukseskan UPSUS PAJALE membutuhkan SDM (Sumber Daya Manusia) yang berkualitas sebagai modal utama untuk menjadi pelaku atau penggerak pembangunan di suatu daerah. Salah satu sistem yang dilakukan Program UPSUS PAJALE yaitu SRI (system of Rice Intensification). SRI (System of Rice Intensification) adalah teknik budidaya tanaman padi yang mampu meningkatkan produktivitas padi dengan cara mengubah pengelolaan tanaman, tanah, air, dan unsur hara. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis kontribusi penyuluh pertanian lapangan dalam menerapkan sistem padi SRI (System of Rice Intensification) di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, metode analisis yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Kontribusi Penyuluh Pertanian lapangan (PPL) melaui Program Khusus Padi Jagung Kedelai (UPSUS PAJALE) ini sangat berperan di dalam melalukan seluruh kegiatan program. Hal ini dilihat dalam setiap perannya, dimana kontribusi penyuluh sebagai fasilitator yaitu dari segi membina anggota kelompoktani, dan kontribusi penyuluh sebagai organisator yaitu sebagai penyelenggara pada setiap kegiatan penyuluhan
Published
2020-02-17