PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK DAUN MENGKUDU DAN EKSTRAK BAWANG PUTIH TERHADAP KETAHANAN PENYAKIT BULAI PADA TANAMAN JAGUNG LOKAL MADURA (Zay mays. L)

  • Ruly Awidiyantini Universitas Islam Madura
  • Iswahyudi Iswahyudi Universitas Islam Madura
  • Moh. Ramly Universitas Islam Madura
  • Moh. Shoimus Sholeh Universitas Islam Madura
Keywords: Ekstrak mengkudu, Ekstrak ekstrak bawang putih, Tanaman Jagung, Bulai

Abstract

Jagung merupakan tanaman salah satu tanaman pangan dunia yang penting, di Jawa
timur jagung merupakan tanaman pokok setelah padi. Karena tanaman jagung merupakan
tanaman penting maka produksinya di harapkan juga bagus dan tinggi, sedangkan penyakit
tanaman jagung selama ini dapat mengganggu produktivitas tanaman jagung, dengan
demikian penyakit pada tanaman jagung harus mendapat perhatian khusus apabila produksi
jagung ingin meningkat.
Penyakit bulai merupakan penyakit utama dalam penurunan produktivitas tanaman
jagung terutama di indonesia. Alternatif dalam dalam pengendalian penyakit ini dengan
pestisida nabati yang mulai di kembangkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh
ekstrak mengkudu dan ekstrak bawang putih terhadap penyakit bulai pada jagung lokal
madura. Penelitian ini di laksanakan didesa Marengan Daya kecamatan Kota Kabupaten
Sumenep pada bulan Mei 2019 sampai Agustus 2019. Perlakuan dalam penelitian ini
menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Dengan 6 perlakuan dan 3 ulangan 1
kontrol tanpa pemberian pestisida nabati. Perlakuan terdiri dari ekstrak mengkudu dan ekstrak
bawang putih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi ekstrak mengkudu dan ekstrak
bawang putih terhadap ketahanan penyakit bulai tidak berbeda nyata pada hampir semua
parameter pengamatan, sehingga masih perlu di adakan penelitian lanjutan yang
menggunakan konsentrasi ekstrak mengkudu dan konsentrasi ekstrak bawang putih yang
lebih tinggi dengan harapan hasil penelitian menunjukkan pengaruh yang nyata pada setiap
parameter pertumbuhan. kecuali pada kontrol dengan kerusakan terparah di lahan.

Published
2020-02-22