EFEKTIFITAS PESTISIDA NABATI DAUN SIRSAK DAN TEMBAKAU TERHADAP KUTU KEBUL (Bemesia tabaci) PADA TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L,) DI DESA PALESANGGAR

  • Mahmud Mahmud Universitas Islam Madura
  • Moh Ramly Universitas Islam Madura
  • Lia Kristiana Universitas Islam Madura
Keywords: Pestisida nabati, Kutu Kebul, Cabai Rawit

Abstract

Cabai (Capsicum frutescens L.) merupakan salah satu tanaman
hortikultura yang tidak saja memiliki nilai ekonomi tinggi, tetapi juga merupakan
tanaman yang sangat dibutuhkan di Indonesia seabagai pelengkap bumbu
masakan. Menurunnya produksi dari tanaman cabai yang menjadi salah satu
faktor yaitu banyaknya hama yang menyerang tanaman cabai, Hampir 80 %
petani sayuran di yang produksinya terhambat oleh hama. Salah satunya hama
kutu kebul. Penggunaan pestisida kimia untuk mengendalikan hama bisa
mencemarkan lingkungan sekitar dan bisa menimbulkan residu yang lebih
terhadap tanaman horti oleh sebab itu maka perlu cara pengendalikan hama kutu
kebul pada tanaman cabai yaitu dengan menggunakan pestisida nabati
berbahan daun sirsak dan tembakau alami yang ramah lingkungan dan jauh dari
residu. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui efektifitas pestisida nabati
berbahan daun sirsak dan tembakau dalam menekan laju serangan hama pada
tanaman cabai rawit dengan menggunakan metode RAL dengan analisis Uji BNT
pada taraf kepercayaan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyemprotan
2 sampai 3 kali dalam 1 minggu paling efektif dalam pengendalian hama kutu
kebul. Intensitas serangan hama kutu kebul dapat menekan perkembangan
hama pada perlakuan 1 dengan intensitas 1.24 % dan perlakuan 2 dengan
intensitas 1.88 %.

Published
2020-02-26