PENGEMBANGAN MOTIF UKIR DAN MANAJEMAN PEMASARAN UASAHA LAMPU HIAS UKIRAN BAMBU

  • Buaddin Hasan STKIP PGRI Bangkalan
  • Chairuddin Chairuddin STKIP PGRI Bangkalan
Keywords: Motif Ukir, Pemasaran, Lampu Hias, Ukiran Bambu

Abstract

Pemberdayaan sumber daya manusia harus dilandasi dengan kondisi eksisting di masyarakat. Masyarakat yang mempunyai sumber daya alam yang melimpah terkadang tidak didukung dengan adanya pengetahuan dan keterampilan dalam pemamfaatan sumber daya alam tersebut. Untuk itu diperlukan upaya pemberdayaan masyarakat dihubungkan dengan konsep mandiri, partisipasi, jaringan kerja dan keadilan sebagai bentuk bekerjasama dengan masyarakat dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat. Adanya bambu yang melimpah di desa Jaddih Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan berhasil dimanfaatkan oleh pemuda setempat (Imam Syafii) menjadi kerajinan bambu ukir lampu hias. Sumber daya alam yang dimiliki oleh masyarakat Desa Jaddih salah satunya adalah bambu. Pada dasarnya bambu dapat dimanfaatkan untukĀ  bangunan dan lain sebagainya, Namun pada faktanya, masyarakat di Desa Jaddih Socah masih belum bisa memanfaatkan bambu tersebut menjadi produk yang bernilai ekonomis tinggi. Usaha lampu hias tergolong baru, kerajinan tangan dengan bahan utama bambu dan berbagai motif tersebut sangat diminati oleh masyarakat karena bentuknya yang cukup unik dan alami. Dalam rangka mengatasi permasalahan yang dihadapi mitra dalam mengembangkan usaha lampu hias kreasi rukiranbambu, tim pelaksana bekerjasama dengan mitra memberikan berbagai pelatihan dan pendampingan dalam pengembangan usaha dengan memanfaatkan IPTEK. Program pengabdian ini dilakukan metode pendidikan masyarakat yaitu memberikan pelatihan dan pendampingan mengebangkan berbagai desain motif ukir menggunakan bantuan komputer. Sedangkan metode yang kedua adalah substitusi IPTEK yaitu memberikan gambaran cara memasarkan produk kepada mitra agar mampu memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran, media sosial yang digunakan antara Blogger, IG, Facebook dan WA. Hasil yang diperoleh dalam pelaksanaan program kemitraan masyarakat ini adalah adanya peningkatan pendapatan usaha rumah ukir bambu mencapai 50% dari semula. Hal ini terjadi karena sistem pemasaran yang sudah menggunakan media sosial, adanya peningkatan hasil produksi lampu hias sebeasar 60% dari produksi semula. Adanya pengembangan variasi motif ukir yang disesuaikan dnegan pesanan dan moment tertentu.

Published
2019-11-05