PEMANFAATAN LIMBAH PABRIK TAHU MENJADI PUPUK BOKASHI DI DESA BETTET PAMEKASAN

  • Moh Ramly Universitas Islam Madura
  • Linta Wafdan Universitas Islam Madura
Keywords: Limbah, Pabrik tahu, Bokashi

Abstract

Limbah pada pabrik tahu berupa limbah  cair dan padat, terdapat beberapa limbah padat dari pabrik tahu diantaranya arang sekam berasal dari sisa pembakaran tungku untuk memasak kedelai, limbah padat yang lain berupa ampas tahu. Menurut Rustam, dalam Danial dkk 2008, ampas tahu yang dihasilkan jumlahnya 10% dari berat kedelai yang merupakan bahan baku utama industri tahu Ampas tahu dari limbah pabrik tahu dapat dibuat menjadi Bokashi.  Bahan Organik kaya akan sumber hayati disingkat menjadi Bokashi, sesuai dengan namanya kandungan unsur Kandungan unsur hara yang lengkap ( makro dan mikro) yaitu: N  = 0,85 % ,  P2O5 =0,82%  ,  K2O = 3,45%,   Ca = 1.72% ,      pH  = 7,       C-organik   =21,36%,  C/N rasio  =15,20%, Kadar air  = 17,7% (Sihombing, dkk 2013).  Sedangkan ampas tahu yang akan dibuat Bokashi mengandung N, P, K, Ca, Mg, dan C organik yang berpotensi untuk meningkatkan kesuburan tanah (Mangimba  dalam  Nur, 2002). Hal ini didasarkan pada hasil analisis bahan kering ampas tahu yang mengandung kadar air 2,69%, protein kasar 27,09%, serat kasar 22,85%, lemak 7,37%, abu 35,02%, bahan ekstrak tanpa nitrogen (BETN) 6,87%, kalsium 0,5%, dan fosfor 0,27%. (Mangimba dalam Danial dkk 2008). Pabrik tahu yang berada di Desa Bettet Pamekasan sebanyak tiga pabrik tahu, masing-masing menghasilkan limbah padat berupa arang sekam dan ampas tahu. Dari limbah ini akan dibuat pupuk organik berupa Bokashi. Metode yang digunakan antara lain penuyuluhan dan pelatihan pembuatan pupuk Bokashi yang dilaksanakan pada tanggal 08 September 2019 bertempat di Dusun Tengah Desa Bettet Pamekasan. Peserta yang hadir sebanyak 13 orang,  perwakilan dari masing-masing pemilik pabrik tahu dan tokoh masyarakat di Dusun Tengah. Dari penyuluhan dan pelatihan pembuatan pupuk Bokashi, menghasilkan pupuk Bokashi arang sekam dan Bokashi ampas tahu masing-masing 2 karung. Untuk selanjutnya kegiatan diserahkan kepada kepala Dusun Tengah untuk ditindaklanjuti dan semoga menjadi kemitraan antara pemilik pabrik tahu dengan kepala Dusun.

Published
2019-11-13