PENDAMPINGAN IBU BADUTA TENTANG PENGETAHUAN ASI EKLUSIF DALAM UPAYA PERBAIKAN GIZI 1000HARI PERTAMA KEHIDUPAN

  • Eva Nurhidayati Nurhidayati Universitas Wiraraja
  • Dian Permatasari Universitas Wiraraja
Keywords: Asupan gizi, ASI eksklusif, Periode emas

Abstract

Derajat kesehatan masyarakat yang tinggi merupakan suatu prakondisi untuk meningkatkan produktifitas sumber daya manusia. Berkaitan dengan hal tersebut, untuk menciptakan SDM yang berkualitas tentunya banyak faktor yang harus diperhatikan antara lain faktor pangan (unsur gizi), kesehatan, pendidikan, informasi, teknologi dan  jasa pelayanan lainnya. Dari sekian banyak faktor tersebut, unsur gizi memegang peranan yang paling penting. Usia 0-24 bulan merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan yang pesat, sehingga kerap diistilahkan sebagai periode emas sekaligus periode kritis. Periode emas dapat diwujudkan apabila pada masa ini bayi dan anak balita memperoleh asupan gizi yang sesuai untuk tumbuh kembang optimal. Tujuan dari Pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu baduta tentang asi eklusif dalam upaya perbaikan gizi 1000hari pertama kehidupan. Metode yang ditawarkan Untuk meningkatkan meningkatkan status gizi balita maka  dilakukan penyuluhan tentang ASI eksklusif kepada ibu balita. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan dan pemberian informasi kepada ibu baduta mengenai pentingnya ASI  eksklusif  serta  manfaaatnya bagi  masa  depan  anak  terutama  dalam upaya perbaikan gizi 1000 hari pertama kehidupan karena dalam hal ini masa golden period pada anak harus lebih diperhatikan gizi, untuk itu ibu yang memiliki baduta hendaknya memberikan ASI esklusif pada anaknya disamping banyak manfaat yang akan dibrikan kepada anak dan ibunya.

Published
2019-11-15