PERBANDINGAN LABA PETANI GARAM YANG MENGGUNAKAN CARA TRADISIONAL DAN TEKNOLOGI GEOMEMBRAN (STUDI KASUS PETANI GARAM DI KECAMATAN GALIS KABUPATEN PAMEKASAN)

  • Mahrosi Mahrosi Universitas Islam Madura
  • Imam Agus Faisol Universitas Trunojoyo Madura
  • Aminatus Zakhra Universitas Islam Madura
Keywords: Laba Petani Garam, Cara Tradisional, Teknologi Geomembran

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan laba petani garam yang
menggunakan cara tradisional dan teknologi geomembran (studi kasus petani garam di kecamatan
Galis kabupaten Pamekasan). Penelitian ini menggunakan metode diskriptif kualitatif dengan
melakukan kegiatan penelitian lapangan (field research), observasi, wawancara dan dengan cara
mempelajari buku, jurnal, literature-literatur serta referensi-referensi lain yang berkaitan dengan
penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik geomembran menggunakan terpal
HDPE (High Density Poly Etielene) memperbesar biaya alat dibandingkan pada teknik tradisional
yang sebesar Rp 5.376.800. Laba yang diperoleh dari hasil produksi dengan teknik geomembran
Rp. 41.641.200. jauh lebih besar dengan teknik tradisional Rp. 13.643.200 karena hasil garam
mempunyai kualitas yang lebih bagus dan kuatitas yang lebih besar. Perbandingan laba produksi
garam dengan teknik tradisional dengan teknik geomembran sebesar 1 : 3,052. Dari hasil
perbandingan ini dapat diketahui bahwa produksi garam menggunakan teknik geomembran akan
menghasilkan laba 3 kali lipat dari keuntungan menggunakan teknik tradisional.

Published
2020-07-20