SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN KETUA KOMISARIAT PERGERAKAN MAHASISWA ISLAM INDONESIA (PMII) MENGGUNAKAN METODE AHP (ANALYTIC HIREARCHY PROCESS)

  • Roniawan ,
  • Hozairi ,
  • Yuri Efenie
Keywords: AHP, PMII, Komisariat, Sistem Pendukung Keputusan

Abstract

Sistem pemilihan Ketua dari sebuah organisasi baik yang kecil maupun yang besar saat ini cenderung dilakukan dengan pemilihan langsung, dengan cara melakukan pemungutan suara menggunakan kertas suara. Sistem pemilihan seperti ini sudah biasa dilakukan dan ternyata tetap saja membutuhkan dana besar, membutuhkan beberapa orang panitia dan waktu untuk mendapatkan hasil perhitungan suara akan lama. Alternatif yang akan diteliti adalah memanfaatkan teknologi komputer. Sistem ini akan memberikan pertimbangan yang tepat untuk membuat keputusan dalam memilih ketua komisariat PMII. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah metode AHP (Analytical Hierarchy Process). Metode AHP akan menyusun suatu sistem berdasarkan hierarkinya. Sehingga akan memudahkan dalam menganalisa sistem berdasarkan level sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai calon ketua komisariat PMII Pamekasan terbaik adalah Amiruddin diikuti oleh Abdul Muis dan Susanti dengan masing-masing nilai 0.132, 0.073 dan 0.055. Penilaian dengan menggunakan metode AHP sangat bergantung pada nilai perbandingan kriteria dan alternatif yang dilakukan oleh admin. Sistem ini merupakan sistem pendukung keputusan, dimana keputusan akhir tetap ditentukan oleh manajer.

Published
2020-12-22